Wednesday, March 28, 2012

Sebentuk Cintaku... ini langkahku..


Cintaku.. tanpa tawar padaMU..
Begitu banyak cintaNya
yang hadir tanpa pinta.
Betapa rahmatNya
menjadikan senyum ini lebih bermakna
Membuat syukur ini
lebih dari sekedar simbol dalam doa.
Ini hanya tentang romantisme
Antara hamba dan Rabb-nya.
Hanya tentang
bagaimana syukur ini terlantun
tanpa isyarat
tanpa rencana.
Hanya DIA
yang hadir dalam degup jantung
yang berseru pada keteguhan.
Atau cinta yang terlampir
dalam setiap asa dan kerinduan..
aku hanya ingin DIA..
yang memberikan kekuatan..
lewat mana saja..
siapa saja..
namun DIA..
karena DIA..
ALLAH..
ALLAH..
ALLAH..

*langit gelap..
Sehari sebelum pemberangkatan...
Di iringi
At Taubah 41 :’)

Hanya tersenyum..

Hanya tersenyum itu yang membuatku semakin tegar untuk menjawab setiap tanya. Melukiskan sebuah pemikiran atau sekedar berbagi tentang wacana. Aku bukan hanya percaya, namun yakin bahwa Allah lebih mengerti tentang niat dan landasan apa aku memilih dan mengiyakan segala bentuk tindakan yang membuatku berada di titik ini.

Apapun itu, proses hidup membuat aku dapat menjawab dan memperlakukan aku dengan senyumannya. Menikmati semilir angin dan hembusan kesyukuran di setiap waktu. Peluk dan kasih yang di berikan mereka yang menyayangiku tanpa tawar. Dan mengajakku bercanda tentang alam pemikiran yang luar biasa indah ketika berbicara tentang fakta dunia tanpa harus obral surga untuk menarik masa. Hanya tersenyum yang membuatku seperti ini.

Dan kini aku hanya berpikir bahwa hari dan pilihanku saat ini pun punya banyak resiko. Bagaimapun hanya orang besar dengan kebagiaan yang mampu meneriima dan mengiyakan resiko yang besar pula. Itu sudah jadi hal yang pantas dan seganjar untuk di terima. Namun proses dalam hidup pula yang kan membuat kita belajar untuk mengatasi masalah ini dengan bijak dan pembelajar juga.

Saat ini ketika mereka terlelap dalam tidurnya dan sebagai seseorang yang ada diantara mereka tetap terjaga. Bukan perbedaan yang begitu terasa. Namun bagaimana saya punya banyak waktu untuk bersyukur. Itu saja. saat lail atau malam sebelum tidur, bukan meminta namun saya hanya ingin bersyukur. Hanya itu ( arma ~ unnes )

Tuesday, March 27, 2012

Harga BBM (jangan) NAIK !!!


Sore ini ada yang terlihat berbeda di sekretariat BEMKM UNNES atau sering di sebut juga dengan PKMU atau Gedung Student Center. Warna kuning semarak mewarnai sudut ruangan yang membuat nuansa jas almamater ini terasa begitu membahana.
Tepat pukul 16.00 kemudian terdapat seruan berkumpul dari Presiden Mahasiswa BEMKM UNNES, Doni Kusuma Ariwibawa untuk berkumpul dan instruksi untuk memulai aksi. Aksi yang di pelopori oleh beberapa wakit dari fakultas di UNNES ini menyatakan diri sebagai Aliansi Mahasiswa UNNES. Aksi ini juga merupakan bentuk solidaritas kami untuk menyikapi kebijakan pemerintah tentang rencana kenaikan BBM yang diwacanakan akan dimulai tanggal 1 april 2012.
Aksi ini di mulai dengan adanya long march dari peserta aksi dari PKMU ke gerbang UNNES hingga kembali ke PKMU. Terdapat pula teatrikal yang di lakukan oleh peserta aksi yang berpesan sebagai buruh atau rakyat Indonesia yang di ikat oleh Pemerintah hingga tercekik oleh keadaan yang ada, serta ada aksi dorong motor yang dapat di artikan dengan semakin sulitnya rakyat hingga mahasiswa untuk menjalankan roda kehidupan.
Aksi yang di lakukan lebih kurang 45 mahasiswa dari berbagai fakultas ini dapat menjadi refleksi dan simbol kepedulian kami terhadap amanah rakyat pada kami sebagai mahasiswa untuk menyerukan suara mereka. Ada beberapa fakta yang di sebutkan pula sebagai alasan mengapa kenaikan BBM tersebut di tolak karena :
- Soal harga minyak dunia naik.Indonesia hanya impor 400 barel dari 1,3 juta barel per hari dari konsumsi BBM. Jadi Indonesia tidak begitu terpengarul Harga Minyak Dunia.
- Indonesia masih punya sumber pendanaan negara (PNBP) yang belum teroptimalkan seperti sumber daya kelautan dan pariwisata
- Kebijakan pemerintah yang tidak logis tentang impor barang yang kemudian mematikan produksi dalam negeri. Yaitu daging, ikan, kentang bahkan garam yang bawasannya kita adalah negara yang memiliki laut yang luas.
- Anggaran belanja pemerintah atas berbagai fakta yang kurang urgent dan penting misalnya gedung baru hingga studi banding yang tidak produktif yang seharusnya mampu lebih di hemat.
Mahasiswa menyerukan bahwa Indonesia adalah negara yang mampu menjadi poros pemerintahan yang Pro Rakyat jika pemerintahannya berhenti untuk bertindak dan membuat kebijakan yang memberatkan rakyat. Yang nantinya berdampak negatif pada berbagai hal dari sembako yang naik, tarif dasar listrik hingga biaya pendidikan yang melambung.
Aksi tersebut menyerukan tawaran solusi yang diharapkan dapat di dengar yaitu
- Perbaiki kinerja pemerintah
- Optimalkan Sumber Daya yang ada di Indonesia baik dalam bidang kelautan. Pariwisata hingga sumberdaya manusia yang luar biasa untuk mengelola berbagai hal yang ada di Indonesia.
- Adanya Anggaran yang lebih logis dan efektif serta efisien yang mampu lebih bermanfaat untuk rakyat.
Aksi tersebut di tutup dengan penanda tanganan kain yang kemudian akan di bentangkan di depan Gedung Student Center yang dapat diartikan sebagai bentuk penolakan serta pengawalan kami pada kebijakan pemerintah tersebut. “kami adalah wakil rakyat yang masih berada di samping rakyat. Suara kami adalah suara rakyat. Pemerintah diharapkan dapat membuat kebijakan yang lebih berpihak pada rakyat untuk memutuskan hal hal yang penting untuk rakyat Indonesia dengan lebih bijak” ungkap Alfa Bayu Sanjaya. Mentri Luar Negeri BEMKM UNNES. (arma-unnes)

Monday, March 26, 2012

Ketakutan ????


Ketakutan adalah hal yang paling di hindari oleh semua orang. Perasaan yang tidak nyaman dan serta merta membuat diri kita bergidik dan tidak memiliki alasan alain untuk berbicara tetang logika apalagi alasan untuk kembali tenang. Dan kemudian ketakutan itu akan menjelma dalam pikiran pikiran negatif yang menghadir kegelisahan yang berkelanjutan.

Namun entah kenapa aku senang menikmati setiap detik dalam hidupku. Termasuk dalam ketakutan. Ada siklus hidup tersendiri yang ku biarkan diriku dalam ketakutan dan sadar akan hal itu. Ketakutan itu yang membuatku menuliskan hal ini dalam sebentuk tulisan.

Ketakutan itu yang membuatku gelisah hingga mengetik tak beraturan dengan tempo yang cepat dan ketakutan itu begitu mengesankan,
Ketakutan yang tak beralasan itu sesungguhnya tidak sehat. Karena kita cenderung akan berpikir negatif dan kemudian berada pada posisi yang serba dalam keadaan apapun. Hal itu membuat debar jantung kita lebih cepat dan detak jantung kita memiliki irama tersendiri untuk berpiki.

Ketakutan itu pula yang dulu kurasakan ketika berbicara di depan orang lain. Awal yang dulu ku lalui ketika belajar untuk menaklukan ketakutanku sendiri. Belajar untuk menjadi sosok baru yang siap menghadapi apapun di mulai dari diri sendiri.

Sehingga menaklukan ketakutan itu setidaknya kita memiliki 3 tahapan. Tahap yang pertama adalah mengenali alasan kenapa kita ketakutan. Tahap kedua adalah mengelola ketakutan itu sehingga mampu sejajar dengan apa yang kita pikirkan dalam keadaan normal. Dan yang ketiga adalah menaklukan ketakutan itu secara untuk dan menggunakan tenaga kita untuk membuatnya menjadi kekuatan yang mengalikkan ketakutan itu sendiri.
Ketakutan dapat berakibat positif jika kita mau menyadari dan mengelolanya.

Hanya kita mau dan mampu untuk melakukannya atau tidak. Berproses untuk menaklukkan ketakutan juga merupakan hal yang patut untuk selalu di latih setiap waktu. Ketakutan adalah sebagian kecil dari diri kita yang kan membuat kita pada 2 tahap yang berbeda sesuai dengan pilihan kita. Pilihan untuk menjadikannya kekuatan atau kelemahan yang menjatuhkan kita. (arma-unnes)

Sahabat kecilku.


Aku bukan mereka.
Merekapun bukan aku.
Seperti itu ketika aku mulai buram membaca keadaan dan kemudian sejenak lari. Menyisihkan diri dari peradaban dan mengijinkan aku menerka dunia dengan caraku sendiri. Mengijinkanku tenggelam dengan diri yang sendiri dan kemudian mengambil satu waktu untuk ku dan penghambaanku yang membentuk satu cinta yang hanya bisa ku miliki ketika berdua denganNya.

Namun kini aku tak sendiri. Kadang ada sosok yang mengisi senyumanku dan mengijinkanku berbagi doa dan kenangan bersama dalam lantunan syair syair lugu. Namanya Alif.

Tingkah lucu itu membuatku jatuh cinta. Saat pertama langkahnya berlari mendekat dan memintaku untuk menggendongku. Anak kecil itu tersenyum riang setiap kali aku menengoknya di tempat ibu dan ayahnya menanti riski dari yang kuasa.
Namanya Alif. Senyumnya mengijinkanku mengisi soreku yang kadang letih dengan semangat, tak ada keletihan yang tersirat bahkan ketika itu harus ku lalui debat keras di dalam kelas.

Namanya Alif. Yang mengijinkanku bergurau dengan nama-nama ikan dan bunga. Dan sejenak dia hanya ingin aku terus menyebutkan satu bunga. Bunga di ujung poster yang bertanda miliknya. Itu bunga tulip.
Namanya Alif. Senyumnya dan pilihannya pada bunga tulip membuatku teringat pada seseorang. Yang ingin ke Belanda. Yang ingin mempertemukan penyair dan pelukis yang lama di dambanya.

Namanya Alif. Dan ketika senja beranjak petang. Dia dan aku kembali berpisah. Menginjinkan dunia kembali ke sisi yang sebenarnya. Dan aku siap menanti hidup yang di takdirkannya..

Entah itu Alif atau seseorang yang ada jauh disana..

Entah dia masih ingin ke Belanda atau tidak..

Mereka sama .. Mengesankan..

#suatu senja di sudut perantauan ~

Tuesday, March 20, 2012

Karang ~


Duduk diam sejenak melengkapi keseluruhan penglihatan dengan ombak dan lautan. Seketika hanya tersirat pemikiran dan pemikiran lainnya. Pandangan dan kesadaran yang membuat hati dan pikiran beradu. Kalut yang mengijinkan setiap penikmatnya untuk mengadu kekuatan agar segera beranjak dari kenyamannya mengundang sejuta kerinduan dengan keheningan.

Namun tak ada hening di sini. Arak ombak melantunkan siluet keindahan yang membuat jutaan pasang mata rela berjalan menempuh kejauhan dan keletihan untuk menikmati semilir angin ini. melenyapkan sebentar kebisingan dunia dan menghadiahkan diri gulungan yang setiap datangnya menyapa syaraf dengan diam dab menghanyutkan.
Harusnya aku yang belajar melepaskan. Tak harus aku berpikir dan terlalu berujar tentang kejujuran. Yang ada aku hanya manusia. tak tak mengetahui kebenaran walau sesekali mencoba untuk menguji diri dalam raba kebaikan. Aku tak punya nyali untuk merindukan. Walau sesekali hadir. Ku anggap itu hanya sekedar hiburan tak berkesan.
Senyuman alam mengantarkan sejenak aku dalam kelebatan tak bertuan. Hanya diam dalam diam. Ujung cakrawala yang membuatku kembali berharap namun juga yakin pintaku di dengar olehNya walau tak berkata. Cintaku terbalas olehNya walau tanpa pinta. Rinduku tak pernah terlewatkan olehNya walau tanpa alasan dan sebab.

ketika KAMMI bicara..


Realita kenaikan BBM memang sudah di depan mata. Banyaknya kontroversi tentang kebijakan itu terus bergulir hingga pertengahan maret ini. termasuk berbagai dampak yang di timbukan tidak hanya bersifat jangka pendek. Termasuk berbagai pendapat tentang Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang memiliki banyak kekurangan yang dapat menjadi pelajaran dari waktu yang telah lalu.
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ( KAMMI) akhirnya mengambil sikap dalam gerakannya. KAMMI UNNES khususnya menyatakan bahwa menolak adanya kenaikan BBM. Adanya pengurangan subsidi yang di lakukan pemerintah ini lebih menimbulkan masalah dari pada alasan yang sedemikian mulia untuk menyejahterakan rakyat dengan pemberian BLT. Berbagai kajian baik dalam bentuk diskusi maupun pengkajian yang lebih mendalam mendatangkan ahli dan data membuat KAMMI kian mantap dengan sikapnya.
Senin pagi, tepatnya tanggal 19 maret 2012 akhirnya KAMMI UNNES melakukan aksi gabungan dengan KAMMI Daerah Semarang. Sebagai penolakannya terhadap kebijakan pemerintah terhadap pengurangan subsidi dan kenaikan BBM. Adanya berbagai tuntutan terhadap adanya kajian lebih lanjut terhadap kebijakan tersebut. Kebijakan yang dimaksudkan untuk menyelamatkan APBN yang di miliki Indonesia malah cenderung mambuat bangsa ini kian memiliki alasan untuk kembali tidak stabil dengan dampak inflasi yang nantinya terjadi.
Hingga pada sore harinya, KAMMI UNNES menghadirkan seorang dosen dari fakultas hukum sebagai pembicaranya. Kajian tersebut di selenggarakan di depan KPRI Handayani dengan pembicara Bapak Eko Handoyo selaku PD 1 FIS . Dalam kajian tersebut banyak pendapat tentang data dan fakta nyata terhadap kenaikan BBM. Termasuk pada wacana sekaligus solusi dari KAMMI untuk adanya kajian ulang serta pengurangan anggaran APBN yang dapat lebih efektif dan efisien serta adanya explorasi alam Indonesia yang lebih maksimal serta adanya nasionalisasi aset bangsa yang dikuasai asing. “Pemerintah Indonesia cenderung malas untuk melakukan nasionalisasi tambang maupun aset pemerintah serta nantinya mengdapi pihak asing dan lebih memilih untuk menghadapi rakyat mereka dan kemudian menaikan harga BBM” terang Saiful Agus, salah seorang AB 3 KAMMI.
Kajian tersebut juga diramaikan oleh salah satu alokasi anggaran pemerintah lain yaitu BLT. Bantuan tersebut lebih pada pemberian ikan daripada umpan untuk masyarakat. Mungkin bantuan tersebut dapat diterima oleh masyarakat namun efektifitasnya masih memiliki banyak kekurangan. Yang kemudian menjadi kekurangan adanya salah sasaran penerima BLT sampai alur penerimaaan yang sarat dengan penyelewengan. “KAMMI bertekad untuk terus mengawal kenaikan BBM ini sekaligus adanya kajian tentang solusi yang lebih kongkret ini. kami berharap pemerintah lebih peka pada dampak yang akan terjadi” ujar Eka Pala, Kakom KAMMI UNNES. (arma-unnes)

Rewang

Diantara kesibukan yang sok sibuk ini, ternyata ada banyak kesempatan untuk mlipir barang sejenak. Keluarga PM ternyata punya rule untuk kal...