Menjadi yang terbaik adalah sebuah kebanggaan, Namun menjadi bermanfaat adalah kebahagiaan yang hakiki.. (armaarmi)
Thursday, August 21, 2014
Idul Fitriku (lateposss) ~
Teruntuk mereka yang mewarnai Idul Fitriku... ^^
warna baru dalam hidup..
yang tak mampu aku utarakan satu per satu... ^^
Tuesday, August 19, 2014
Langkah demi Langkah... ^^
hehe.... matur nuwun Pak Muhsin.. ^^
di ACC juga judulnyaaaa....... semangat ^^)9
hehe... walaupun akhirnya beda judul skripsinya.. tetep kereen ^^
jilid proposal ^^
daftar sidang.. (dengan berdarah-darah)
hehehe... ngumpet ngumpet... ^^
berkas sidang... surat cinta buat penguji ^^
seusai sidang skripsi yang so sweeeettt ^^
siDANG yang mengesankan ^^
Alhamdulillah….
Telah terlaksana sebuah sidang dengan penuh drama dan retorika yang membahana …
ehehehe…. Sidang skripsi gur yang awesome .. wonderful dan very very
powerfull…. ^^
Tanggal
7 Agustus 2014 jam 13.00 menjadi salah satu gerbang hidup yang cukup di tunggu,
apalagi para pejuang skripsi yang tenagh bergundah gulana (halah… ^^)
Dengan
penguji 1 Bapak Muhsin dan Penguji 2 Bu Ismiyati dan penguji 3 Bu
Palupiningdyah… SEMUA … begituu AWESOME … ^^
Di
temani suami dan ibu magelang yang tiba-tiba datang tanpa di undang..
hehehhehe… matur nuwun ibu… ^^
Segalanya
menjadi semuan momentum yang so sweet…. ^^
Tapi
ini belum berakhir… ^^
Masih
ada revisi… dan kuduu tetep semangaaaatttt ^^
Now…
Siap
untuk melangkah?
Siap
untuk tantanggan selanjutnya.. ^^
Setidaknya
kini taka da sendirian..
Ada
suami yang selalu ada di sampingku dan dedek kecil yang ada di perut…. Kitaa
berjuang bertiga…
Semoga
Allah memberi karunia, berkah dan takdir terbaik untuk kami..
Aamiin…
To
be MORE and MORE…. ^^
Elegi Akhir Ramadhan..
Sekali
lagi ada yang menggenang di sudut mata.
Tepat di mata yang selama ini nampak
berbinar dan bercahaya. Namun kali ini padam. Tumpah ruah berurai sendu. Yang
nampaknya tak akan kunjung padam dalam sebentar. Karena ini tentang rasa.
Rasa
sedih di tinggal bulan ini.
Mungkin
terasa berbeda. Sangat malah. Tepat di bulan ini ku mulai dan ku akhiri dengan
perbedaan besar dengan tahun-tahun yang lalu.
Berbagai
cerita tertuang dalam sudutnya. Tak terpikir bahkan terbias seperti biasa.
Namun fakta berkata lain, bingkai cerita berkisah lain.
Tahun
ini adalah tahun pertamaku menjadi seorang istri. Ramadhan pertama ketika
mempersiapkan diri kehadiran si kecil. Entah bidadari atau pangeran yang kelak
mendampingku di kala menuju usia senja. Namun itu tak jadi soal, aku telah
jatuh cinta padanya bahkan sebelum ia dilahirkan.
Tahun
yang serba- pertama untukku ini
bagaikan lembaran demi lembaran ilmu yang tak
mampu ku uraikan sesaat. Pasti berpuluh paragraph dan beribu kosa kata bahkan
berjuta makna yang akan ku sampaikan. Namun ku pastikan tak akan seluas samudra
syukur yang ku haturkan pada Allah atas karuniaNYA yang tiada henti untuk kami.
Hamba yang ingin kian mendekat walau senantiasa khilaf dan lupa.
Di
akhir ramadhan ini, aku menangis lagi. Bukan oleh apa dan mengapa. Bukan karena
siapa dan dimana, bukan karena alasan atau praduga.
Namun…
Karena..
Tuesday, July 15, 2014
Ramadhan, MUA dan Cinta
Ada
yang terjerembab di mataku ketika kembali di tempat ini. Terlintas banyak hal
yang membuat terpulau walau tanpa merona. Ada yang terselip dalam angan namun
tak tersurat dalam keadaan. Ada yang terkisah walau tanpa serta kerinduan.
Hanya sebuah kenangan. Masjid Ulul Albab.
Masjid
kampus ini pernah membuatku begitu jatuh hati ketika mendatanginya. Bahkan
ketika pertama kali menginjakkan kaki ditanah perantauan ini. Yang kini tertera
adalah tempat ini menjadi saksi bisu banyak cinta terjadi di sudutnya. Sudut
cinta tentang ukhwah dan islam. tentang ramadhan.
Ramadhan
memang jadi awal perkenalanku dengan tempat ini. Karena awal berada di
pertemuan ini memang ramadhan, hingga ketika kini menginjak ramadhan yang
mengesankan selanjutnya jadi sebuah rute hidup yang enggan ku biarkan berlalu
begitu saja.
Namun
ada yang berbeda memang. Dulu aku berjalan sendirian. Entah dari kampus, kos
maupun dari PKMU, ber-arah ke tempat ini. Menunjukkan diri mana yang seharusnya
ku ingini. Mana ketenangan yang ku yakini. Mana cinta yang ku inginkan. Mana
sujud yang ku tuju. Dan makna yang ku rengkuh di dalamnya. Ku temukan di tempat
ini.
Dan
kini aku tak lagi sendiri. Berdua, bertiga.. kami bertautan hanya satu.
Mengharap ridhoNYA pada setiap langkah kami. Hanya menginginkan cintaNYA dalam
setiap keputusan kami. Dan hanya DIA satu satunya tempat kami kembali.
Dan
kini ketika rintik hujanpun turun. Menghadirkan kesejukan yang tak berubah dari
pertama kali aku kenikmatinya 4 tahun yang lalu.
Tak
terasa segalanya berlalu dengan indah. Dan ku yakini Allah selalu punya rencana
terindah untuk hambanya. Yang terindah dari yang indah. Yang kita tak tahu
harus mulai berkisah dari mana. Namun selalu terdapat syukur di dalamnya.
Kini,
esok maupun suatu saat nanti. Ketika kita .. baik aku maupun kalian yang sempat
membaca tulisan ini. Yang tahu kisahku, maupun yang hanya sekedar menengok
hidupku kembali ke tempat ini. Ingin rasanya aku mengenangnya dengan indah. Dan
mengenangnya dengan kenangan manis penuh kesan dan keistimewaan.
Semoga
Allah menghadirkan berkah dan ridhoNya dalam setiap langkah kita..
See
you…
*bersama
rintik hujan*
*sabtu,
5 juli 2014*
Subscribe to:
Posts (Atom)
Ibu Ibu Healingg ^_^
perjalanan pagii dari sekolah >,< ternyata sabtu pagi bisa semenyenangkan itu.. tiba di tempat tujuan pertama.... ayoo kecipak kecipu...
-
Soal 1 Toko “FreshMart” yang berada di sekitar sekolah kamu sedang berusaha meningkatkan penjualannya. Mereka melakukan promosi di media sos...





