Wednesday, June 1, 2011

sebuah catatan tentang aku..


aku bukan air yang akan mengalir ke lautan,
aku juga bukan hujan yang akan jatuh dan tenggelam dalam malam
aku bukan pekat yang akan terbias saat pagi menjelang
aku bukan mentari yang akan temaram ketika senja datang
karena aku adalah aku
yang menentukan simbol hidup dalam lakuku
karena aku adalah aku
yang akan menjelma menjadi lebih baik lewat proses dan pembelajaran hidup.. :)


-arma setyo nugrahani-

ini adalah...






“ hal yang menginspirasi yang selalu dari suatu kejadian hebat yang luar biasa, namun hal yang menginspirasi datang dari hal-hal kecil yang sederhana yang bisa mematik harapan dan keinginan untuk melakukan progresif positif dalam hidup”
–arma setyo nugrahani-

langkah peradaban (part 2)



Dapat diketahui bahwa bentuk dari kesediaan untuk lebih jauh mengenal dan mendalami KAMMI dalam melakukan kemerdekaan diri dan memilih dan melakukan segalanya dengan kesadaran dan dasar yang benar serta terus belajar mencari pemahaman dalam pedoman untuk bertindak. Sadar atau tidak, llangkah dan keputusan hari ini memiliki konsekuensi kedepan. Dan hal itu merupakan hal yang memang harus ditempuh. Karena mimpi tak akan pernah tercapai saat kita tidak bangun. Walaupun ketika bangun kita akan melihat sesuatu yang buruk atau kenyataan yang tidak sesuai yang diinginkan.namun dengan bangun kita melihat kenyataan dan akan berpikir yang bertindak untuk melakukan perubahan.
Sesungguhnya Allah menempatkan segalanya dengan tepat dan seimbang, hanya terkadang kita tak tahu atau tak sadar.
Allah memberikan segalanya di waktu yang tepat, hanya terkadang kita tak tahu dan tak sabar..
Allah memberikan apa yang kita butuhkan, hanya terkadang kita selalu ingin lebih
Allah memberikan apa yang kadang tidak kita minta, hanya terkadang kita tak merasa lagi tak bersyukur
Allah memberikan keluarbiasaan dalam hidup kita , hanya kadang kita tak mau memahaminya
Allah memberikan kesempurnaan Islam , hanya kita tak mau belajar lagi tak mau mendalaminya.
Kadang kita hanya disibukkan dengan harapan kosong, kita disibukkan dengan harapan tak berpeluang, kita disibukan dengan harapan yang tak di kabulkan, kita disibukkan dengan hal-hal tak penting yang membuat kuta lupa dan enggan menyadari kebenaran.
Karena kita manusia.. karena kita tempat khilaf dan dosa.. karena kita adalah bentuk ketidak senpurnaan ..
Namun .. apa iya..
Tidak ada langkah untuk perbaikan diri,
Tidak ada tindakan untuk mengerti
Tidak ada keinginan untuk mencoba sadari
Tidak ada perubahan pemahaman
Tidak ada keputusan untuk mengahiri keadaan ini
Ketika Allah memberikan kesempatan untuk berbuat lebih, mengapa kita mengambil yang biasa saja. Sajian Allah untuk para pejuangNya adalah syurga.. apa tak ingin kita menggapainya.
Kini selepas hari berganti dan hal hal yang menginspirasi lainnya siap datang bagaimana sikap kita. Sebagai seorang oemuda dan sebagai seorang mutiara Allah yang tengah mencoba untuk memperbaiki diri belajar untuk memahami setiap keadaan dan apa maksud Allah didalamnya. Bagaimana menghadapi sebuah keinginan dan jalan untuk mencapainya. Bagaimana menjadi sosok tangguh dalam berbagai macam pernyataan dan kenyataan hidup yang terkadang tidak sesuai dengan keinginan. Bagaimana menjadi makhluk ciptaannya yang Insya Allah siap sedia dalam jalan dakwah yang terhampar di depan mata. Bagaimana menjadi seorang anak yang membaktikan diri dan jiwa untuk orang tua dan memberikan yang terbaik.
Dan hidup adalah langkah...
Hidup adalah perjuangan...
Ketika kita memutuskan untuk berhenti...
Itu artinya..
Kita tak bersyukur dan memaksimalkan apa yang Allah berikan...
Bersemangatlah.. hanya untuk Allah.. 

Langkah peradaban...



Menyusuri jalan ini seperti memberikanku banyak pengaruh dan memberikanku banyak keinginan untuk menggantungkan mimpi. Seperti selayaknya hari. Bagaimana kita akan menjadi ‘sosok’ di hari depan adalah bagaimana kita mendefinisikan hari dan masa depan mulai dari hari ini. Segalanya boleh menjadi gagal , namun setidaknya dari sebuah langkah dan ikhtiar akan banyak pengalaman dan penemuan tentang kebenaran. Dan tak akan pernah merugi akan semua itu.
Menginpirasi sekali. Banyak hal yang ku temukan beberapa akhir pekan ini. Bulan penuh kejutan dan memberikan banyak harapan di hari dan waktu mendatang. Walau tak bisa di pungkiri amanah dan kegalauan bukanlah hal yang hilang dan selanjutnya menyublin begitu saja. Namun hal itu tak mengurai seberapa besar syukurku atas kekuasaanNya yang menempatkanku ke dalam keadaan dimana sebuah kebenaran dan pemahaman memang harus di perjuangkan untuk diketahui.
Menjadi sosok yang menginpirasi adalah bukan hal yang mustahil bagai setiap orang. Faktanya setiap dari kita memiliki kehidupan yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita meringkasnya dan memahaminya sehingga mendapatkan ibroh atau makna yang ada di dalamnya. Allah menempatkan dan memberikan segala keadaan pasti memiliki dasar. Dasar tersebut adalah bagaimana niat kita, bagaimana pemahaman kita , bagaimana ikhtiar kita dan akhirnya Allah telah memiliki garis takdir.
Kehidupan memberikanku kesempatan untuk dapat berkontribusi disini. Perasaan diakui dan memiliki tempat di BEMKM Fakultas Ekonomi adalah rasa tak terduga yang hadir lewat kejutan kecil Allah dari kejadian yang ada. Bukan Mei yang merupakan puncak perayaan Dies Natalis FE menjadi ajang pembuktian bagaimana kami sebagai BEMKM FE bekerja. Walau agaknya malah kami seperti EO( Even Organicer) yang serba mengkonsep acara dan kemudian melaksanakannya. Namun berpositif thingkinglah atas segala sesuatu. Kami mencoba dan melakukan persiapan dan ikhtiar yang maksimal.
Tapi bukan pengalaman saat acara hanya bercerita tentang persiapan yang lancar, acara yang berjalan sempurna, dan akhir yang bahagia.. klasik sekali. Dan hal itu hanya memiliki sedikit kemungkinan. Karena faktanya masalah adalah teman paling tepat bila kita ingin mendapat sebuah tempaan dan ujian untuk menuju level yang lebih tinggi lagi. Entah itu dari kepanitiaan, birokrasi ataupun segala macam omongan yang begitu ‘emnggemaskan’ bagai kami. Namun bukan pejuang dan kriteria pemenang ketika kami goyah oleh cobaan, lemah oleh omongan dan berlari dari masalah. Dan ketika dihadapkan oleh segalanya, kami tak akan gentar bila telah mengenal satu kata : kebersamaan.
Organisasi tak akan dikatakan berhasil hanya karena dapat menyelesaikan dan menghasilkan acara yang luar biasa jika keadaaandalam kepanitiaan dan keanggotaannya belum maksimal, karena faktanya sebagai mahasiswa kepanitiaan ini pun adalah sebuah pembelajaran. Bagaiamana kita menjadi salah satu orang yang ikut andil dalam pemikiran, mengkonsep , merencanakan hingga akahirnya melaksanakan suatu acara. Bila anggotanya tidak memiliki pengalaman selepas acara itu dilaksanakan. Namun Allah memiliki keadilan tersebdiri. Diakhir ini kami memiliki dan mendapatkan banyak kebenaran dan pengertian dan itu merupakan sebuah pembelajaran juga.
Lebih dari itu sebagai seorang pribadi banyak hal yang terjadi di bulan Mei ini. Jika dua tahun yang lalu, bulan Mei di ingat ketika menghadapi 3 Mei kali ini setiap hari di bulan Mei menjadi hal yang memberikan inspirasi tersendiri. Hingga bulan Mei menghadiahkan sebuah gelar yang ku syukuri atas kesempatan yang di berikan. Gelar itu adalah menjadi Peserta Akhwat Terbaik di acara pelatihan kepemimpinan Pemuda Islam, Dauroh Marhalah 1 KAMMI Angkatan 25.
Bukanlah hal yang menjadi berbeda ketika ada keraguan dan kegalauan yang hadir krtika niat akan mengikuti sebuah acara dan perencanaan itu datang. Namun dalam kegalauan dan keraguan itu buku tetap ku baca. Artikel tentang segala hal mengenai penugasan atau diskusi mengenai organisasi yang mengadakan kegiatan ini. Beberapa anggapan dan pendapat mengenai organisasi ini ku tampung. Diskusi mengenai penugasan maupun banyak hal tentang berita yang tengah ada di masyarakat nampaknya menjadi hal yang rutin terjadi dengan banyak orang.
Hingga penugasan itu selesai dengan berbagai pengertian, karena seperti mata uang yang tak akan pernah lepas dengan 2 sisinya. Setiap pemikiran pesti memiliki banyak arti, mungkin dua atau lebih. Karena di dunia ada duna definisi antara baik dan buruk. Maka benarlah ketika apapun langkah yang kita ambil adalah bagaimana kita memilih diantara yang pasti dan yang meragukan.
Akhirnya dengan Bismillah , kami melangkah walau dengan berbagai kejutan yang akhirnya menempati banyak ruang yang siap menghujam hati yang terkadang gelisah akan niat yang tertambat dalam hati. Semoga hanya karena Allah bukan makhluk, bukan mahluk. Hal yang demikian memberikan kesan tersendiri karena selepas sampai dan berkenalan dengan banyak orang disana ada kenyamanan dan keinginan untuk meneruskan ikhtiar dalam rangka pembelajaran ini lebih jauh.
Diskusi dan berbagai materi di selenggarakan. Beberapa pemateri tak lagi asing. Pertanyaan-pertanyaan yang menghujam keingin tahuan dan memberikan pemantik untuk kami sebagai seorang pemuda bersikap kritis tentang keadaan dan kebenaran yang ada sebenarnya. Kejutan dan pandangan tak percaya kerap kali ku temukan dari wajah-wajah itu. Wajah kaum yang rindu akan kebebasan berpendapat. Wajah kaum yang berkeinginan untuk merdeka. Wajah kaum yang memiliki tekad dan keinginan untuk melakukan progresif dalam hidupnya. Wajah peserta Dauroh Marhalah KAMMI.
Hingga acara itu berakhir, aku dan salah seorang kawan masih memiliki wajah yang sama. Ketika di hadapkan pada suatu surat pernyataan atas kesediaan untuk masuk lebih jauh dalam mengenal dan mencari pemahaman dalam KAMMI. Dan disana semua seperti terulang. Beberapa buku yang ku baca, diskusi dengan banyak orang, materi yang diberikan dan banyak keinginan dan harapan. Mimpi yang ku miliki. Keinginan untuk belajar. Progresif positif yang ditawarkan. Sesungguhnya memberikan banyak harapan yang membuat aku berkata iya, namun dalam detik terakhir ini mengapa ada yang masih menggajal. Disanalah aku meminta padaNya untuk disempurnakan niatku, agar ditenangkan hatiku agar diberika satu petunjuk untuk dapat mencapai kata ‘IYA’ tanpa keraguan. Dan jawaban singkat Allah adalah...

Allah... **


Apabila seseorang mengetahui tantang sesuatu tetapi tidak mengenal Allah , maka sepertinya ia tidak mengenal sesuatu. Sebab sesuatu itu diciptakan Allah. Tanda kenal adalah Mahannah (rasa Cinta) . Barang siapa yang mengenal Allah, pasti walbunya menyintai Tuhan. Tanda cinta adalah tidak mengutamakan duniawi tetapi mengutamakan Dzat yang dicintainya yaitu Allah..

Inpiring today : yang terpenting adalah kita mau mencoba, berusaha, berikhtiar dan berdoa meminta yang terbaik dari Allah, soal hasil itu tak jadi mas

Masih teringat dalam benakku bagaimana kemarin sempat ambruk, lama tak pulang sekalinya pulang malah merepotkan orang tua .. hehe.. dasar anak aneh.. mungkin itu yang anda di bemak anda..
Tapi justru disini saya dapat mengambil banyak pelajaran yang terkessan lebih mendasar dari sebelumnya karena menurut saya pribadi bagaimana sebuah kehidupan itu berjalan sesuai sikulsnya bagaimana seseorang itu berawal dari tidak dikenal, tidak melakukan apa-apa bahkan berkontribusi dan kemudian menjadi mengenal banyak orang. Esensinya adalah bagaimana kita berkomunikasi sengan perseorangan maupun komunitas.
Dan saya pernah di keduanya. Pihak yang melihat mereka yang bergitu giat berkontribusi dan juga pihak yang ada di dalam sistem kontribusian tersebut. Mereka yang berada di luar sistem terkadang mencibir bahkan memandang sebelah mata . namun tanpa di sadari banyak hal yang ikut serta disana. Banyak hal yang membuat mereka melakukan hal itu,yaitu iri ataupun tidak mengerti esensi dari kegiatan tersebut
Dan bagi si pihak yang melakukan kontribusi itu tak jadi masalah selama kita sebagai pihak yang melaksanakan kegiatan melakukan kegiatan yang bermanfaat dan kita memiliki wewenang akan kegiatan tersebut.
Dan seperti inilah salah satu posisi anggota berbagai lembaga kemahasiswaan maupun unit kegiatan mahasiswa. Terkadang mereka beranggapan bahwa kegiatan yang mereka tekuni dan lakukan adalah kegiatan yang bermanfaat, namun tak semua mahasiswa berpikir semikian. Namun intinya adalah kontribusi dan kebermanfaatan. Entah bagaimana kedepan. Biarkan itu menjadi sebuah kejutan Allah. Yang terpenting adalah bagaimana kita berproses dalam berbaikan dan kebaikan bukan?




-cerita lewat keiklasan-
magelang, 18 mei 2011

cara melakukan transaksi menggunakan edc - Arma Setyo Nugrahani

  1.Pilih Menu Transaksi: Pastikan mesin menyala dan terhubung ke jaringan. Nyalakan mesin EDC, lalu pilih menu transaksi yang sesuai pada l...