Friday, March 18, 2011


"jadilah orang yang memberani,putriku..jadilah menjadi sosok tangguh untuk orang tua, suami , anak" mu kelak dan untuk akhiratmu.. jadikanlah Islam sebagai dasar melangkah dan memutuskan sesuatu, kembalikan segalanya pada Nya. pinta yang terbaik. berikan ikhtiar yang terbaik. maka Allah akan menempatkanmu di tempat yang indah hingga kelak kau kan menjelma jadi sosok membanggakan untuk orang tua, suami dan anak" mu kelak"\

-ibu-



jogja seperti gudangnya cerita..
setiap kembali kesana
mengurai banyak mana
termasuk foto ini..
diambil di perjalanan terakhir dengan mobil kesayangan keluargaku..
nice to remember..
bahkan foto banyak menguras air mata yahh.. ;)


seperti gurat siluet itu..
yang menandakan pertemuan kita
satu masa
menandakan berjuta tecerita
aku mengetahuinya
saat pertama kali memandang kalian
saat tatap mata itu membungkam diri
untuk lebih jauh
mengenal
memahami
dan
menerima
pemahaman itu
mengantarkanku
pada satu masa
yang berbeda
ukhwah ini
perjalanan kita
adalah kisah sejarah
yang akan terkenang hingga akhir masa
jangan lupakan
apalagi abaikan makna
semoga ada yang lain
yang terlampir dalam senja

untukmu sahabat :
ambar
ali
bekti
galang
lintang
mbak jil
mas adi
mas adi pras
mas sustiyo
dan
seluruh temen" di SKB

kalian adalah pemimpin perubahan
:)

sekilas hidup

ada sekat yang berbatas antara mimpi dan keimanan seseorang
ada yang tak teraba ketika khayal bersanding dengan ketakwaan
ada yang tak tergambar ketika memilih pulang untuk menyelesaikan sejuta pertanyaan
dan harap tentang hidup bukanlah mimpi
namun sesungguhnya harapan yang sanggup untuk di capai
harapan yang menunggu untuk di ikhtiarkan
tinggal bagaimana membingkainya dalam bingkai keistiqomahan
seperti itu bentuk kepasrahan hanyalah soal hasil
namun
proses adalah soal perjuangan
yang harus di lanjutkan.

Kemarin adalah waktu yang telah berlalu.

Hari ini adalah waktu yang dinanti

dan

esok adalah mimpi yang akan terwujud

adanya matahari adalah karena sinarnya hadir hingga di bumi. Ada cahaya yang terlampir si sela pagi yang menjelang bumi. Ada sejuta harapan disitu. Berjurta orang berjalan dan melangkah seiring satu persatu keputusan yang dipilihnya. Dan yang lain memilih tetap diam dan pasrah pada tak ilahi. Namun aku, sejenak masih meraba hari dengan ikhtiarku, merangkai gurat jejak ke depan dan memafkan masa lalu serta menantikan waktu yang akan ku bukakan sebait puisi kehidupan yang ku harapkan.

Disini ada berbagai macam kehidupan. Dan aku menjalani semua . melewati satu per satu kejadian. Memaknai hati dan manusia yang hadir dan singgah di perjalanan hidupku. Sesaat kembali mengulang memori itu. Membuatku yang sekarang tak kembali serapuh dulu. Tak ingin melankolis dan serapuh itu. Karena hidup telah menempaku. Aku tahu pilihan itu memang sebuah langkah yang entah bagaimana akan berjalan namun akan dengan segera ku temukan tikungan pilihan yang lain.

Dan semoga hidup mau memilihku

Semoga langkah ini benar

Semoga ada jalan di tikungan depan

Dan semoga Al-Quran dan Al- Hadist menjadi pedoman

Allah..padaMu aku kembalikan hidupku..

Thursday, March 17, 2011

pemimpin



bagaimana bisa menjadi pelaut yang tangguh ketika anda tak pernah mengarungi samudera.
bagaimana jadi pelaut yang handal ketika anda tak bertemu dengan ombak besar.
bagaimana anda bisa dikatakan hebat ketika anda hanya melewati riak-riak kecik ombak di lautan, airnya tenak, dan menjadikan hanyut anda oleh waktu.
bukan itu..
bukan itu esensi hidup.
bukan begitu menjalani kehidupan
bukan itu ketika anda tidak melewati masalah dan bahkan menghindarinya.
masalah yang membuat anda hebat.
masalah yang membuat anda perpengalaman.
bagaimana anda bisa jadi orang yang bermental tangguh ketika malah menghindar dari tanggung jawab.
bagaimana anda bisa jadi pemimpin ketika berada di persimpangan dan anda memilih untuk berjalan mundur karena menghindari resiko.
pemenang bukan seperti itu
pemenang bukanlah orang yang pergi dari amanah
pemimpin bukan orang yang lari dari tanggung jawab.
ketua adalah bagian organisasi yang memiliki peran penting dalam keberlangsungan arah organisasi tersebut.
dan seberapa peka anda terhadap masalah yang akan , sedang dan telah terjadi.
bagaimana memaknai masalah.
sehingga kita dapat mengambil makna dan bukan hanya cerita dan berlalu begitu saja.
pemimpin, orang yang berpengaruh, ketua, atau siapapun itu adalah orang yang berkomitmen pertama kali untuk mengatakan 'SAYA' di berbagai kesempatan.
menang maupun gagal
dan sejujurnya. banyak orang yang bisa jadi pemimpin , namun apakah mereka sadar dan peka terhadap keadaan, itulah yang membedakan mereka.

karena bentuk kepemimpinan itu berawal dari dalam diri seseorang
bagaimana ia bisa menjadi sosok yang peka, sadar dan tangguh dalam hidup. begitu pun dalam berkehidupan...
begitu dalam organisasi, kelompok maupun keluarga.

Ibu Ibu Healingg ^_^

perjalanan pagii dari sekolah >,< ternyata sabtu pagi bisa semenyenangkan itu..  tiba di tempat tujuan pertama.... ayoo kecipak kecipu...